Kamis, 12 November 2009



CINTA ITU MELUPAKAN.

'Mengapa engkau selalu mengungkit-ungkit kesalahanku di masa lalu?' tanya sang suami. 'Kupikir, kau telah melupakannya!'

'Memang aku sudah mengampuni dan melupakannya!' jawab sang isteri. 'Tetapi aku ingin meyakinkanmu, agar engkau tidak lupa bahwa aku sudah mengampuni dan melupakannya.'

Sebuah wawancara:

Murid:

'Jangan ingat lagi akan dosa-dosaku, ya Tuhan!'

Tuhan:

'Dosa? Dosa apa? Engkau harus menyegarkan ingatanku. Aku sudah melupakannya berabad-abad yang lalu.'

Cinta itu tidak mengingat-ingat kesalahan.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya
"Siapa engkau itu?" kata suara kepadanya. "Aku ini istri lurah," jawabnya. "Aku tidak bertanya kepadamu, engkau istri siapa, tetapi engkau itu siapa?" "Aku ini ibu empat orang anak." "Aku tidak bertanya, engkau ibunya siapa, tetapi siapa engkau itu?" "Aku ini guru di sekolah." "Aku tidak menanyakan pekerjaanmu, tetapi siapa engkau itu." Dan demikianlah seterusnya. Tidak peduli apa yang menjadi jawabannya, rupanya itu bukan jawaban yang memuaskan terhadap pertanyaan: "Engkau itu siapa?" Ia jelas gagal dalam ujian, oleh karena itu ia dikirim kembali ke dunia. Ketika sembuh dari sakitnya ia berniat menemukan siapa dia. Dan itulah yang membuat segalanya berbeda sama sekali. Tugasmu itu berada. Tidak menjadi seseorang atau bukan apa-apa - sebab disitu ada keserakahan dan ambisi - tidak menjadi ini dan itu; - dengan demikian menjadi bersyarat - tetapi hanya ada saja.

Cari Blog Ini

Pengikut